Friday, 10 April 2015

ADMIN - Jaringan Pada Linux Debian Dan Cara Installasinya berserta konfigurasinya

ADMIN - Jaringan Pada Linux Debian Dan Cara Installasinya berserta konfigurasinya




Tugas Dari ADMIN –Jaringan  Antara lain :
·         Menganalisis log sistem dan mengidentifikasi potensi masalah dengan sistem komputer.
·         Menerapkan sistem operasi update, patch, dan perubahan konfigurasi.
·         Menambahkan, menghapus, atau memperbarui account pengguna informasi, reset password, dll
·         Tanggung jawab untuk mendokumentasikan konfigurasi sistem.
·         Memastikan bahwa infrastruktur jaringan dan berjalan.

       NFS ( Network File Sharing ) adalah salah satu fitur di linux yang memungkinkan kita untuk men-share folder dan me-mountingnya ke server lain. Jadi misalnya gwa punya server A dengan folder /var/www/uploads dan gwa pengen folder itu bisa diakses dan dari server B.
Jadi solusinya adalah Server A gwa jadikan NFS Server dan Server B menjadi NFS Client. Dalam kasus ini gwa menggunakan Ubuntu ( karena gwa lagi buru-buru ).
Untuk menginstall NFS Server cukup ketik :
$ sudo apt-get install nfs-kernel-server

Setelah itu tinggal setting folder yang mau dishare. Untuk settingannya terletak di folder /etc/exports, jadi sekarang kita edit dengan command :
$ sudo vim /etc/exports

Kira-kira begini isinya :
# /etc/exports: the access control list for filesystems which may be exported
# to NFS clients. See exports(5).
#
# Example for NFSv2 and NFSv3:
# /srv/homes hostname1(rw,sync,no_subtree_check) hostname2(ro,sync,no_subtree_check)
#
# Example for NFSv4:
# /srv/nfs4 gss/krb5i(rw,sync,fsid=0,crossmnt,no_subtree_check)
# /srv/nfs4/homes gss/krb5i(rw,sync,no_subtree_check)
#
/home/aman 202.58.181.0/24(rw,no_root_squash,async)

Penjelasannya  :
/home/aman = folder di server yang mau dishare
202.58.181.0/24 = ip yang diallow untuk melakukan nfs
(rw,no_root_squash,async) = rulenya ( ini rulenya untuk allow semuanya )
Sekarang anda tinggal restart nfsnya dengan command :
$ sudo /etc/init.d/nfs-kernel-server restart
$ sudo exportfs -a
Trus login ke dalam server yang pengen dimounting NFS nya dan ketik :
$ sudo mount IP-Server:/home/aman /mnt
Penjelasannya kira-kira begini :
mount
IP-Server : IP Server yang dijadikan NFS
/home/aman : ini folder yang mau dishare di nfs server
/mnt : ini tempat folder yang dimounting di client

2.    NIS Server

         NIS Server adalah sebuah layanan di jaringan untuk memberikan single sign on authentication. Komputer client yang berbasis linux bisa login dengan menggunakan username di server. Dengan menambahkan NFS, home direktori user,bisa dibuat untuk disimpan secara terpusat di server.
Skenario :
Server IP Address : 192.168.3.100
Client IP Address : 192.168.3.102

KONFIGURASI NIS SERVER

1. Install NIS server
# apt-get install portmap nis

2. Edit file /etc/default/nis menjadi
NISSERVER=true
NISCLIENT=false

3. Edit file /etc/defaultdomain isikan dengan nama domain yang ingin digunakan
aman.com

4. Langkah ini opsional (boleh dilakukan, boleh juga tidak) yaitu untuk membatasi network yang
mengakses NIS Server. Edit file /etc/ypserv.securenets, isikan dengan network yang akan
dilayani.
255.255.255.0 192.168.3.0

5. Restart NIS server
# /etc/init.d/nis restart

6. Edit file /var/yp/Makefile untuk menentukan User ID minimal yang akan map ke NIS server.
MINUID=1001
MINGID=1001

7. Buat user baru
useradd amir -m
passwd amir

8. Singkronisasi antara Database user lokal ke NIS server
# /usr/lib/yp/ypinit -m
Tekan CTRL­D untuk melanjutkan
Langkah untuk konfigurasi NIS server sudah selesai. Kita bisa mengecek seharusnya ada service
portmap yang sudah dijalankan.
Untuk mendukung NIS, kita juga perlu menginstall NFS untuk filesharing.
1. Install NFS
# apt-get install nfs-kernel-server

2. Sharing direktori /home dengan mengendit file /etc/exports
/home 192.168.3.0(rw,no_root_squash,async)

3. Reload ulang konfigurasi sharing NFS
# exportfs -r
# exportfs -a
# /etc/init.d/nfs-kernel-server restart

KONFIGURASI NIS CLIENT
1. Install NIS
# apt-get install nis portmap
jika proses startup dan binding terlalu lama, cancel saja, tekan CTRL + C

2. Edit file /etc/defaultdomain dan isikan nama domain sesuai dengan nama domainNIS server.
aman.com

3. edit file /etc/default/nis
NISSERVER=false
NISCLIENT=true

4. Edit file /etc/yp.conf . Isikan baris berikut yang menyatakan alamat NIS server
ypserver 192.168.3.100

5. edit file /etc/nsswitch.conf
passwd: compat nis
group: compat nis
shadow: compat nis

6. Restart NIS
# /etc/init.d/nis restart
Untuk mounting file system, kita install  nfs­client di sisi client
1. Install NFS Client
# apt-get install nfs-client

2. Mount directory /home ke direktori /home yang di server
# mount.nfs 192.168.3.100:/home /home

3. Untuk membuat setting mount menjadi permanen, edit file /etc/fstab, dan tambahkan baris sbb :
192.168.3.100:/home /home nfs defaults 0 0

4. Cek konfigurasi file /etc/fstab dengan melakukan mount ulang direktori /home
# mount -o remount /home
Mount ulang semua file system
# mount -a
Coba restart komputer client dan login dengan username dan password user di server.
PERHATIAN :
setiap ada perubahan data user di server, baik itu penambahan user, penggantian password dan lain
sebagainya, NIS server harus menjalankan langkah 8 di server yaitu melakukan singkronisasi
# /usr/lib/yp/ypinit -m




No comments:

Post a Comment